Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Utara Medan
Bika Ambon Tape Singkong - Medan - Sumatera Utara
- 20 Maret 2018
Bahan-bahan
Bahan A:
  • 400 Ml Santan Kental
  • 200 grm Gula Pasir
  • 2 Batang Serai Cuci Bersih n Geprek
  • 9 Lembar Daun Jeruk Cuci Bersih
Bahan B:
  • 50 Grm Margarin
Bahan C:
  • 100 grm Tape Singkong
Bahan D:
  • 4 Kuning Telur
Bahan E:
  • 200 grm Tapioka/Rose Brand
  • 50 grm Terigu/Segitiga
  • 1 Sachet Vanili
  • 1 Sdt Ragi/SAF
  • 1 Sdt Kunyit Bubuk
Langkah
  1. Rebus Bahan A Dengan Api Super Kecil Sambil Diaduk Setelah Mendidih Matikan Kompor,Aduk Lagi Hingga 1 Menit n Saring...
  2. Lelehkan Bahan B Dengan Api Super Kecil, Jangan Sampe Mendidih...
  3. Haluskan Bahan C (Aq Pakai Garbu)
  4. Aduk Hingga Rata Bahan D
  5. Ayak Bahan E,,, Setelah Itu Tambahkan Bahan A Aduk Rata, Lalu Tambahkan Bahan B Aduk Rata Lagi, Kemudian Tambahkan Bahan C Aduk Rata Lagi, Terakhir Tambahkan Bahan D Aduk Hingga Benar2 Rata,,, Lalu Saring... Dan Tutup Serbet Bersih Yg Lembab,,, Diamkan Selama 1 Jam(Sampai Mengembang 2 Kali Lipat),,, Seperti Biasax Aq Taruh Di Atas Magic Com Yang Colokanx Sudah Di Cabut...
  6. Setelah Adonan Mengembang,Panaskan Cetakan Kue Lumpur,Alasi Cetakan Dengan Seng Atau Loyang Kue Kering Yang Sudah Tidak Di Pake,Kalo Aq,Aq Alasi Dengan Tutup Ketel,Setelah Cetakan Kue Lumpur BENAR2 PANAS(HARUS N WAJIB PANAS) Olesi Cetakan Dengan Margarin n Tuang Adonan Hingga 3/4 Dari Tinggi Cetakan Kue Lumpur(Karena Nanti Adonan Pasti Akan Mengembang)HARUS PAKAI API SUPER KECILLL... Cetakan Tidak Aq Tutup,Jadi Meski Permukaanx Mulai Kering n Sampai Bika Ambonx Matang,Cetakanx Tetep Terbuka...
  7. Setelah Permukaan Bika Ambon Kering n Bawahx Sudah Berwarna Kecoklatan, Angkat Karena Sudah Matang... Aq Ambil Dengan Bantuan Sendok Blender... Mudah n Sama Sekali Tidak Lengket Di Cetakan
  8. Montokkkkk...
  9. Tuh Kan Cetakanx Bersih BGT, Sama Sekali Tidak Lengket,,,
  10. Catt: Setelah Adonan Bika Ambon Mengembang, Panaskan Cetakan Dengan Api Sedang, Setelah CETAKAN BENER2 N HARUS PANAS,OLESI CETAKAN DENGAN MARGARIN, LALU TUANG ADONAN HINGGA 3/4, SETELAH ITU BARU DIMASAK DENGAN API SUPER KECILLL,,, Cetakan JANGAN DITUTUP, SETELAH PERMUKAANX MULAI KERING BARU DI TUTUP,,, TAPI Kl Aq Sampai Bika Ambonx Matang Cetakan Tidak Aq Tutup...
  11. Ini Sudah Ke2 Kalix Bikin Bika Ambon Tape Singkong,Aq Share Di Cookpad Baru Bikin Yang KeDua Ini
  12. Buat Di Rumah 10 Aja,,, Alhamdulillah Yang Lainx Bisa Berbagi Ke Tetangga
  13. Pori2x Memuaskannnnnnn
  14. Seratx PERFECT
  15. Zoom n No Flash
  16. Dengan Flash, Seratx Gak Begitu Kelihatan
  17. So Tasty So Good,,, I Like It...

 

Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3864552-bika-ambon-tape-singkongcetakan-kue-lumpur

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker