Anak-anak yang lahir tahun 1970-1999an pasti ingat dengan permainan ini. Benthik; permaian ini menggunakan kayu yang berukuran 15 cm dan 50 cm dengan diameter sama. Pertama-tama melubangi tanah berbentuk segitiga sama kaki dengan kedalaman 10 cm. Kemudian membuat daerah didepan segitiga sama kaki untuk peristirahatan dengan jarak 8 m.
Permainan ini dilakukan dengan cara beregu atau individu dan “hompimpa” dahulu. Jika dilakukan beregu, bisa jadi satu regu (kelompok) terdiri dari 3 atau 4 anak. Ketika satu regu bermain, maka regu yang lain mendapat giliran jaga. Setiap regu secara bergantian memainkan benthik hingga semua mendapat giliran. Setelah selesai, bergantian yang jaga mendapat giliran bermain. Jika dilakukan individu, misalnya 5 anak, maka satu anak mendapat giliran bermain, maka 4 anak lainnya mendapat giliran jaga. Jika anak yang bermain sudah kalah, maka digantikan temannya secara bergantian. Regu atau anak yang mendapatkan angka terbanyak biasanya dianggap sebagai pemenang.
Permainan benthik biasanya terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama, anak yang mendapat giliran bermain, meletakkan stik pendek di atas lubang, lalu dengan bantuan stik panjang, stik pendek dilempar sekuat dan sejauh mungkin. Jika benthik pendek tertangkap tangan, maka anak yang bermain dianggap kalah, sementara yang menangkap stik pendek mendapat nilai, umpamanya dengan dua tangan 10 poin, satu tangan kanan 25 poin, satu tangan kiri 50 poin, dan sebagainya. Jika tidak tertangkap, salah satu anak yang jadi melemparkan stik pendek ke arah stik panjang yang telah ditaruh di atas lubang dengan posisi melintang. Jika stik panjang terkena, maka anak yang bermain kalah.
Jika stik pendek tidak mengenai stik panjang, anak yang bermain dapat meneruskan permainan ke tahap kedua. Pada tahap ini, anak yang bermain lalu melemparkan stik pendek ke udara lalu dipukul sekuat tenaga dengan stik panjang agar terlempar sejauh mungkin. Jika stik pendek yang dilempar tertangkap oleh lawan, maka anak yang bermain dianggap kalah. Ia harus menghentikan permainan. Jika tidak tertangkap tangan, maka anak yang jaga harus melemparkan stik pendek ke arah lubang yang telah dibuat. Jika saat dilempar ke arah lubang, stik pendek terpukul oleh anak yang bermain dan terlempar jauh kembali ke arah sebaliknya, maka perolehan poin yang didapat akan semakin banyak. Sebab cara penghitungan poin dengan menggunakan stik panjang, diawali dari lubang ke arah jatuhnya stik pendek. Jika stik pendek yang dilempar ke arah lubang dan tidak terpukul oleh si pemain, maka penghitungan juga dilakukan mulai dari lubang ke arah jatuhnya stik pendek yang lolos dari pukulan kedua. Jika lemparan stik pendek dari lawan masuk ke arah lubang, maka poin yang dikumpulkan oleh anak yang bermain dianggap hangus.
Apabila pada tahap kedua, anak yang bermain mendapatkan poin, maka bisa dilanjutkan ke tahap ketiga. Pada tahap ini, anak yang bermain harus meletakkan stik pendek ke dalam lubang. Satu ujung stik dimasukkan ke dalam lubang, sementara ujung stik lainnya timbul di permukaan tanah. Anak yang bermain harus bisa memukul ujung stik yang timbul agar mengudara lalu dipukul sejauh mungkin. Jika tidak dapat memukul kedua kali, maka ia dianggap kalah atau mati dan harus digantikan dengan pemain lainnya. Namun jika berhasil memukul lagi satu kali, dua kali atau seterusnya, maka pemain berhak untuk mengalikan hasil tersebut. Jika terlempar sejauh 20 kali stik panjang dan terpukul 1 kali lagi, maka ia mendapatkan poin 20. Jika ia mampu memukul 2 kali sebelum terlempar jauh, maka ia berhak melipatkan menjadi dua kali. Bisa jadi, ukuran untuk yang berhasil memukul dua kali atau seterusnya, memakai alat ukur benda lain, misalnya peniti, gabah, dan sebagainya. Semakin ia memukul berulang kali sebelum terlempar jauh, memungkinkan ia akan finish lebih dulu. Begitu seterusnya dalam permainan benthik. Ia akan mengulangi dari awal, apabila tidak “mati” dalam permainan.
Sumber:
https://iwanafandhi.wordpress.com/2013/11/24/nostalgia-permainan-tradidional-tempo-dulu-benthik/
http://holobis.net/index.php?action=page_display&PageID=419
Call Center Trip com Indonesia. Syarat penyelesaian. Layanan Bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon atau Chat WhatsApp: +62858 8065 7198. Untuk Refund Dan Reschedule
Call Center Agoda Indonesia. Syarat penyelesaian. Layanan Bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon atau Chat WhatsApp: +62858 8065 7198. Untuk Refund Dan Reschedule
Pusat Bantuan Call Center Batik Air. Cara Menghubungi Customer Service Batik Air, Hubungi di nomor 0838.0028.2806. Atau melalui nomor WhatsApp/CS: +62838-0028-2806.
Pusat Bantuan Call Center Batik Air. Cara Menghubungi Customer Service Batik Air, Hubungi di nomor 0838.0028.2806. Atau melalui nomor WhatsApp/CS: +62838-0028-2806.
Pusat Bantuan Call Center Batik Air. Cara Menghubungi Customer Service Batik Air, Hubungi di nomor 0838.0028.2806. Atau melalui nomor WhatsApp/CS: +62838-0028-2806.