Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Barat Bandung
Basreng
- 25 Agustus 2017

 Apa itu basreng ?

Mungkin sudah tidak asing lagi bagi warga Bandung mengenai cemilan basreng yang sangat enak ini.


Kerupuk/Keripik Basreng adalah singkatan dari bakso goreng kering renyah crispy yang garing kriuk. Basreng super pedas terbuat dari adonan baso ikan Tenggiri, bukan baso sapi, yang digoreng garing secara tradisional menggunakan kayu bakar dengan campuran ramuan bahan alami sehingga menghasilkan keripik basreng yang renyah, gurih & tahan lama tanpa menggunakan pengawet serta beraroma khas daun jeruk.

Rasa super pedas didapat dari ramuan cabai asli bukan cabai bubuk (chilli powder), sehingga menghasilkan rasa pedas yang alami, serta warna merah yang juga alami tanpa pewarna buatan atau pewarna makanan. Berikut rahasaia kumpulan aneka kreasi dan variasi olahan resepi basreng super pedas renyah crispy krenyes kriuk sajian sedap istimewa lengkap dengan cara bikin sendiri di rumah ala rumahan (Homemade) yang simple mudah dan praktis untuk konsumsi sendiri dan untuk jualan usaha keripik basreng aneka rasa ekonomis harga murah meriah.

Bahan untuk membuat penganan ini tidak beda dengan bakso, yakni campuran tepung tapioka dengan daging sapi atau ikan. Untuk penganan ini biasanya menggunakan bakso berbahan ikan tenggiri. Setelah jadi bakso, bakso jangan langsung dipotong tapi biarkan dalam suhu ruangan selama 2 hari. Setelah itu dipotong sesuai ukuran dan bentuk yang diinginkan.

Bagi pedagang yang di kedai atau tenda pedagang kaki lima, mereka tidak akan memotong bakso sebelum ada yang membeli. Bakso itu masih terlihat bulat sebesar bakso pada umumnya. Bakso itu kemudian dipotong-potong kecil setelah ada pembelinya. Kemudian digoreng di minyak yang sudah panas. Setelah ditiriskan, basreng kemudian ditaburi cabai. Terakhir basreng itu dimasukan dalam kemasan.

Harga satu bakso untuk dijadikan basreng relatif murah, yakni berada di kisaran Rp 1.000-2.000. Tapi biasanya pembeli tidak hanya membeli satu bakso. Mereka membelinya sesuai kebutuhan, ada yang lima ada juga yang beli 10 sekali beli. Potongan-potongan basreng terlihat merah setelah ditaburi cabai yang sangat pedas.

 

Disini ada 3 resep basreng  :

RESEP BASRENG BAKSO IKAN TENGGIRI

BAHAN :
 

  • Bakso ikan tenggiri yang asli dan segar
  • Cabai, bawang merah, bawang putih, kencur, garam, daun jeruk dihaluskan
  • Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT BASRENG BAKSO IKAN TENGGIRI :
 

  1. Bakso ikan jangan langsung dipotong karena masih agak lembek. Biarkan bakso dalam suhu ruangan selama 2 hari baru dipotong sesuai dengan bentuk yang kita inginkan agar hasilnya baik.
  2. Goreng bakso dalam minyak goreng yang berkualitas denganminyak yang tidak terlalu panas agar dihasilkan basreng pedas yang renyah dan mekar.
  3. Setelah mekar, angkat basreng dan dalam kondisi masih panas langsung taburi dengan campuran bumbu yang sudah kita buat sebelumnya agar bumbu tersebut menempel pada basreng.
  4. Dinginkan dansimpan dalam wadah tertutup.

Keunggulan dari Basreng Yesiya :
 

  1. Rasa renyah dan gurih yang tiada duanya karena berbahan dasar ikan tenggiri dengan proses penjemuran dan pengeringan yang canggih.
  2. Tidak berbau / tengik dan tahan lama karena dibuat dari bakso yang asli dari aneka olahan bakso yang bersih dan tanpa bahan pengawet.
  3. Tahan lama karena digoreng dengan minyak yang bagus.
  4. Rasa pedas alami karena berasal dari cabe segar bukan cabe bubuk.
  5. Warna merah alami bukan dari pewarna buatan karena didapat dari cabai alami.

 

Resep Basreng Bakso Ayam 

BAHAN DAN BUMBU :
 

  • 250 gram dada ayam, dipotong-potong
  • 1/2 sendok makan garam kasar
  • 1 butir telur
  • 150 gram es serut
  • 1/4 sendok teh penyedap rasa
  • 3 siung bawang putih, dihaluskan
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh soda kue
  • 1 sendok makan bawang putih goreng
  • 1 sendok makan bawang merah goreng
  • 100 gram tepung sagu aren

CARA MEMBUAT BASRENG BAKSO AYAM :
 

  1. CARA MEMBUAT PENTOL BAKSO, masukkan ayam dan garam dalam choper. Giling sampai halus.
  2. Masukkan telur, es serut, penyedap rasa, bawang putih, merica bubuk, soda kue, bawang putih goreng, dan bawang merah goreng. Giling sampai lembut.
  3. Tambahkan tepung sagu. Giling rata sampai lembut dan kalis.
  4. Ambil adonan. Bentuk bulat. Masukkan dalam air hangat. Bila bakso sudah mulai penuh, rebus sampai matang. Tiriskan. Iris. Angin-anginkan.
  5. Goreng ke dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api kecil hingga kering. Sajikan untuk cemilan sangat enak dan laris manis.

RESEP BASRENG BAKSO SAPI

RESEP BASRENG (Baso Goreng) PEDAS ENAK. Basreng singkatan dari baso goreng yang terbuat dari pentol bakso sapi segar atau basreng mentah yang digoreng renyah dan ditaburi lada atau cabe bubuk (Cabai powder) sangat cocok untuk sebagai cemilan atau makanan ringan dan enak juga jika dimakan bersama Nasi Panas sebagai pengganti kerupuk atau keripik karena rasanya sangat gurih dan renyah, berikut resep basreng yang dilengkapi dengan cara mudah bikin sendiri :


BAHAN :
 

  • Bakso Sapi telah dibuat atau gunakan bakso siap pakai atau bakso mentah atau basreng basah
  • Cabai bubuk pedas hot
  • Minyak Goreng

CARA MEMBUAT BASRENG BAKSO SAPI :
 

  1. Pilih pentol bakso sapi dengan kualitas baik, Anda bisa beli di pasar
  2. Bakso diiris sesuai dengan bentuknya bulat
  3. Dijemur dan biarkan dalam suhu ruangan selama 2 hari
  4. Goreng dengan minyak goreng berkualitas sampai basreng merekah dan renyah
  5. Setelah basreng diangkat dan masih dalam kondisi panah taburi dengan bumbu yang telah disiapkan agar menempel. (bumbu bisa dari campuran penyedap rasa dan bubuk cabe).
  6. Diamkan kurang lebih 1-2 jam di suhu ruangan jangan langsung di kemas agar tidak cepat melempem.
  7. Sajikan untuk 350 gram. Selamat ngemil.

 

Tempat yang Menyediakan:
 
Jagonya basreng
Address: Jl. Akasia II, Lagadar, Margaasih, Bandung, Jawa Barat 40216
Phone: 0898-4909-039
 
 
Sumber: https://www.serbabandung.com/basreng-pedas-makanan-khas-orang-bandung/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker