Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Daerah Istimewa Yogyakarta DI Jogjakarta
Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu)
- 5 Desember 2018

Bahan-bahan

18 pcs
  1. Adonan kulit :
  2. ø Bahan A :
  3. 100 gram ubi, kukus dan haluskan
  4. 150 gram tepung cakra
  5. 50 gram margarin
  6. 15 gram gula halus
  7. 2 sendok minyak sayur
  8. ø Bahan B :
  9. 50 gram ubi yang sudah dihaluskan
  10. 30 gram tepung terigu
  11. 1 sendok mujung margarin
  12. Bahan Isian
  13. ø Isian ayam :
  14. 200 gram dada ayam rebus lalu cincang
  15. 1 buah bawang bombai
  16. 1 sendok saos tiram
  17. 2 sendok kecap manis
  18. Secukupnya garam dan merica bubuk
  19. ø Isian gula susu :
  20. 2 sendok susu bubuk
  21. 2 sendok gula halus
  22. 2 sendok tepung terigu
  23. 2 sendok margarin

Langkah

50 menit
  1. Bahan isian ayam : tumis bawang bombai cincang, tambahkan saos tiram, kecap manis dan sedikit air, aduk2 lalu masukkan ayam cincang, tambahkan merica bubuk dan penyedap. Setelah air menyusut angkat.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 1 photo
     
     
  2. Bahan isian gula susu : campur semua bahan jadi satu, sisihkan.

     
     
     
  3. Buat adonan kulit : campur masing2 bahan A dan bahan B, untuk bahan A tidak perlu ditambah air karena tepung akan bercampur dengan ubi yang lembek, kalo adonan terlalu keras boleh tambahkan air 1 sendok saja ya.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 3 photo
     
     
  4. Bentuk bahan A menjadi beberapa bulatan, saya bagi jadi 18 bulatan.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 4 photo
     
     
  5. Bagi bahan B sesuai banyaknya bahan A yaitu menjadi 18 bulatan.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 5 photo
     
     
  6. Ambil satu bulatan bahan A lalu gilas, letakkan bahan B diatasnya lalu gilas lagi, kemudian tata bahan isian diatasnya. Ini yang pakai isian ayam.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 6 photo
     
     
  7. Ini yang pakai isian gula susu.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 7 photo
     
     
  8. Selimuti bahan isian, lakukan sampai semua adonan habis.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 8 photo
     
     
  9. Panggang adonan diteflon dengan posisi lipatan dibawah, ingat teflon jangan dioles margarin ya supaya tidak gosong. Panggang dengan api kecil dan jangan lupa teflon ditutup. Setelah bagian bawah kuning kecoklatan balik, angkat setelah kedua sisi matang.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 9 photo
     
     
  10. Ini hasilnya setelah matang, mulus dan cantik2.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 10 photo
     
     
  11. Gak pinter numpuk2 jadi fotonya kurang cuantik🙈😂.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 11 photo
     
     
  12. Selfie lagi deh, hihi🤦

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 12 photo
     
     
  13. Ini tekstur bagian dalamnya, bagian luar renyah, bagian dalem lembut banget. Makan bakpia gurih itu sesuatu banget, hihihi.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 13 photo
     
     
  14. Ini yang isi gula susu. Enak juga loh, ini yang manisnya.

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 14 photo
     
     
  15. Lezatoooooozzzz😂😂😂

    Bakpia Ubi (isi ayam dan gula susu) recipe step 15 photo
     
     

Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6050584-bakpia-ubi-isi-ayam-dan-gula-susu

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker