Baju kampret merupakan pakaian tradisional masyarakat suku Baduy luar. Sedangkan masyarakat Baduy dalam menyebutnya dengan Elel Anjing. Pakaian tradisional suku Baduy luar dan dalam ini pada dasarnya sama, dibuat dengan sulaman tangan. Namun terdapat perbedaan pada warna dasar dan letak kantong. Warna dasar yang dipakai untuk baju Kampret adalah hitam, sedangkan untuk Elel Anjing adalah putih. Letak kantong pada baju kampret terdapat di dada bagian luar sebelah kiri, sedangkan untuk Elel Anjing letaknya di dada bagian dalam sebelah kiri. Warna dasar hitam menunjukkan bahwa suku Baduy gagah berani, sedangkan warna putih menunjukkan bahwa masyarakat suku Baduy percaya Tuhan itu Maha Suci. Di bagian leher dan kedua pergelangan tangan terdapat 3 baris sulaman benang, warna benang yang digunakan bebas.
Sarung Samping Poleng merupakan sarung khas Suku Baduy, sarung ini bermotif kotak-kotak kecil dengan warna dasar hitam dan motif kotak-kotaknya berwarna biru.
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk mengajukan penutupan kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.