Masing-masing saos taoco punya tingkat keasinan yang berbeda. Icip dahulu sebelum memasukkannya ke dalam masakan.
Bahan
600 g fillet paha ayam tanpa kulit, iris 2 cm
5 siung bawang putih, memarkan
2 sdt air jeruk nipis
1 sdt garam
2 sdm minyak sayur
2 lembar daun salam
1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
4 sdm taoco
1 sdt gula pasir
100 ml air
Bumbu, tumbuk kasar:
20 butir bawang merah
12 buah cabai merah besar
6 buah cabai merah keriting
8 buah cabai rawit merah
4 siung bawang putih
2 sdt terasi
Pelapis, aduk rata:
200 g tepung terigu
1 sdm tepung sagu
1 sdt garam
½ sdt merica putih bubuk
Cara membuat:
1. Rendam daging ayam dengan bawang putih, jeruk nipis, dan garam hingga meresap (± 10 menit).
2. Balur daging ke bahan pelapis satu per satu secara merata. Panaskan minyak, goreng daging secara bertahap hingga matang dan kecokelatan. Angkat, sisihkan.
3. Panaskan minyak, tumis bumbu, daun salam, dan serai hingga harum. Tambahkan tauco dan gula pasir, aduk hingga rata.
4. Tambahkan air, masak kembali hingga mendidih dan air menyusut. Masukkan ayam yang telah digoreng, aduk rata. Angkat dan sajikan selagi panas. (f)
Untuk 6 porsi
Resep telah diuji coba di Dapur Uji Femina
Helen Christianti
SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.