Makanan Minuman
Makanan Minuman
kuliner DKI Jakarta jakarta
Ayam Begana
- 25 Februari 2017

Resep ayam begana merupakan resep masakan ayam yang berasal dari betawi, dan juga menjadi salah satu makanan khas warga betawi. Daging ayam yang lunak serta sangrai kelapa yang gurih membuat menu masakan ayam begana menjadi istimewa. Masakan ini cocok disajikan dalam berbagai acara makan makan, seperti saat berkumpul dengan sanak saudara, ataupun dihidangkan saat lebaran. Menu makanan dari ayam adalah salah satu menu favorit yang cukup banyak diminati. Ingin coba menu lain dari ayam, anda dapat mencoba membuat menu yang istimewa bagi keluarga anda dengan membuat ayam begana ini . Hal-hal yang harus dipersiapkan yaitu : BAHAN UNTUK MEMBUAT AYAM BEGANA / BAGANA 1 ekor ayam muda 1 buah kelapa parut (1/3 bagian disangrai, 2/3 bagian diperas = 4 gelas air santan) 1½ ons kacang merah 1 sdm ketumbar 1 sdt jintan 1 ruas jari kunyit 3 buah cabe merah 2 siung bawang putih 8 butir bawang merah 4 butir kemiri 2 batang serai dimemarkan 2 lembar daun salam garam, asam, lengkuas, gula merah secukupnya LANGKAH LANGKAH MEMASAK AYAM BEGANA Ayam dipotong menjadi beberapa potong kemudian dicuci bersih. Ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih,kemiri, cabai merah,kunyit, asam jawa dihaluskan. Setelah itu kacang merah dicuci bersih. 1/3 bagian kelapa diparut, disangrai. Selanjutnya panaskan minyak diwajan untuk menumis bumbu yang telah dihaluskan tadi hingga tercium harum. Kemudian serai, lengkuas, dan daun salam dimasukkan. Setelah itu ayam dimasak sejenak dan berikan santannya. Ketika ayam sudah agak lunak, kelapa yang yang sudah disangrai tadi dimasukkan. Dan masak terus hingga kering dan matang. Selain dengan dikeringkan (santannya ), anda juga bisa membuat menu ini dengan santan. Caranya dengan tidak membiarkan santannya habis, tapi segara angkat bila santannya sudah mengental. Itulah resep masakan kali ini tentang resep ayam begana dan cara memasaknya . Olahan makanan dari ayam memang sangat digemari oleh kalangan masyarakat luas, mulai dari pedesaan sampai perkotaan. Jika anda mengaku penggemar masakan ayam, anda harus mencoba salah satu menu masakan ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

 

Sumber:

http://www.caramembuatmu.com/2014/08/resep-ayam-begana-dan-cara-memasak-ayam-begana.html?m=1

http://dapurcobacoba.blogspot.co.id/2013/09/ayam-begana-betawi.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah