Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Jawa Tengah Purbalingga
Asal Usul Dusun Kalikajar
- 14 Juli 2018

Teng salah sawijining wekdal, wonten tiyang saking Purwareja, ingkang gadaih asma Ki Ageng Mertandaka. Ki Ageng Mertandaka punika seneng mangembara, ansale mangembara mboten piyambekan. Ing wekdal punika Ki Angeng Mertandaka kaliyan rombongane badhe mangembara, nanging dereng ngertos tujuane. Ing salah sawijining ndalu Ki Ageng Mertandaka angsal wangsit saking ngimpi. Wangsitipun inggih punika, Ki Ageng Mertandaka kaliyan rombongan supados mangembara dateng arah ngilen teng alas.
Sesampunipun nampi wangsit, Ki Ageng Mertandaka kaliyan rombongan langsung kesah mangembara dateng ngilen. Sesampunipun mlampah tebih lan sampun pinten-pinten dinten rombonganipun Ki Ageng Mertandaka manggihi alas ingkang teksih rungkud. Teng alas punika Ki Ageng kaliyan rombongan teras mbabad alas kangge panggenan ngaso. Siang ndalu sami myambut damel mbabad alas, mboten ngraosaken sayah. Salebeting ngaso nggene nyambet damel, Ki Ageng Mertandaka lan rombongan nggene lenggah kaliyan jajar utawi jejer kaliyan omong omongan tentang pangembaraanipun.
Kebiyasaan Ki Ageng kaliyan rombongan nggene lenggah jajar, teng panggenan ingkang mbabad alas ndadosaken di asmani Kalijajar, saking tembung kaliyan jajar, lan saniki dados Kalikajar. Salebeting sare Ki Ageng Mertandaka angsal wangsit malih saking ngimpinipun puniko Ki Ageng Mertandaka supados damel dusun ing panggenan punika kaliyan rombongan lan netep teng panggenan ingkang kasilo saking mbabad alas punika, manut wangsite. Teras Ki Ageng Mertandaka ndamel dusun ing mriko lan diasmani dusun Kalikajar.
Sesampunipun dados dusun, dereng wonten sumber toyane. Rombongane Ki Ageng Mertandaka bingung, amargi mboten wonten toya. Samenika Ki Agen Mertandaka saweg mlampah-mlampah teng wilayah dusun,lan manggihi cahaya ingkang padang sanget, teras di caketi teng Ki Ageng, sesampune di tingali, jebule niku cahaya toya ingkang bening lan resik ingkang ngendong utawo kang biasa kasebur belik.Sesampunipun Ki Ageng ngabaraken dateng rombonganipun, supados ngangge toya punika kangge kepreluan sedinten-dinten. Ngantos saniki belik punika teksih dingge ing warga Kalikajar kangge kepreluan sedinten-dinten.
Sesampune netep, Ki Ageng Mertandaka ing dusun Kalikajar punika kathah keturunan, ingkang turun-temurun ngantos seniki. Sebab punika warga dusun Kalikajar, Kec. Kaligondang, Kab. Purbalingga punika di percaya keturunan saking Ki Ageng Mertandaka ingkang saking Purwareja.
Cariyos ing nginggil punika salah setunggalipun cariyos daerah tepate cariyos saking desa Kalikajar. 

Sumber: http://alas-news.blogspot.com/2012/03/asal-usul-dusun-kalikajar-kec.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (sering disingkat BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. ## Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman. Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan yang paling khas adalah efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu