Angklung Reyog merupakan alat musik untuk mengiringi tarian reyog ponorogo di jawa timur. angklung Reyog memiliki khas dari segi suara yang sangat keras, memiliki dua nada serta bentuk yang lengkungan rotan yang menarik (tidak seperti angklung umumnya ang berbentuk kubus) dengan hiasan benang berumbai-rumbai warna yang indah.
di kisahkan angklung merupakan sebuah senjata dari kerajaan bantarangin ketika melawan kerajaan lodaya pada abad ke 9, ketika kemenangan oleh kerajaan bantarangin para prajurit gembira tak terkecuali pemegang angklung, karena kekuatan yang luar biasa penguat dari tali tersebut lenggang hingga menghasilkan suara yang khas yaitu klong- klok dan klung-kluk bila didengar akan merasakan getaran spiritual atau merinding.
Dalam sejarahnya angklung Reyog ini digunakan sebagai soundtrack pada film: Ratu Ilmu Hitam (1981), Warok Singo Kobra (1982), Suromenggolo (1993), Asal usul Reog Ponorogo Indosiar (2008), Batara Katong dan Reog Ponorogo Mnctv(2011), Tendangan Dari Langit (2011), The Raid 2 : Brandal (2014), Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)
Dan penggunaan angklung Reyog pada musik seperti: Tahu opo tempe oleh Manthous, Bumi Ponorogo oleh Dalang Poer, Sumpah palapa oleh Kalingga Band, Kuto reog oleh Paito, Resik Endah Omber Girang, dan campursari berbau Ponorogoan.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.