Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Timur Surabaya
Agar Agar Lapis Surabaya - Surabaya - Jawa Timur
- 20 Februari 2018

Bahan-bahan

  • 1 bks agar2 rasa vanila (me: agarasa)
  • 3 gelas air putih
  • 1/2 sdt garam
  • 3 keping gula jawa
  • 1 sdm gula putih

Pelapis ke 2 :

  • 1 bks agar2 rasa vanila
  • 3 gelas air putih
  • 3/4 gelas gula putih (sesuai selera)
  • 2 sdm susu bubuk rasa vanila
  • 10 tetes kecil pewarna kuning
  • 1/2 sdt garam
  • 1 butir kuning telur

Pelapis ke 3 :

  • 1 bks agar2 rasa coklat (agarasa coklat)
  • 3 gelas air putih
  • 3/4 gelas gula putih
  • 2 sdm susu bubuk
  • 1/2 sdt garam

 

Cara Membuat

  1. Pelapis 1 : Rebus air dalam panci bersama dengan gula merah dan putih sampai larut. Masukkan garam. Saring. Rebus kembali dan masukkan agar2. Aduk sampai mendidih.
  2. Siapkan loyang segi empat. Masukkan 7 centong sayur bahan pelapis 1. Diamkan sampai mengeras. Sisa agar dalam panci sisihkan terlebih dahulu.
  3. Bahan pelapis 2 : rebus air bersama gula, susu, dan agar2 dan pewarna. Aduk2 sampai mendidih. Sementara itu, Di dalam mangkok kecil, kocok kuning telur, masukkan agar pelapis 2 yg masih panas tadi kira2 3 sdm kedalam mangkuk telor tadi. Aduk sampai rata. Setelah itu campuran telor tadi di masukkan ke dalam bahan pelapis 2 yg telah mendidih tadi. Aduk sebentar, matikan kompor.
  4. Masukkan bahan pelapis 2 ke dalam loyang tadi dg menyaringnya. Saya masukkan kira kira 1/2 nya dari bahan pelapis 2 tadi. Biarkan sampai mengeras lagi.
  5. Setelah bahan pelapis 2 mengeras, panaskan lagi bahan pelapis 1 yang masih di panci, masukkan dalam loyang lagi. Biarkan sampai mengeras lagi.
  6. Bahan pelapis 3 : rebus air bersama agar, gula, susu. Masak sampai mendidih. Tuang 3/4 nya ke dalam loyang. (Sisanya boleh dimakan atau disimpan dal kulkas karna tidak terpakai)
  7. Setelah pelapis 3 mengeras, panaskan kembali sisa pelapis 1 yang di panci, tuang lagi ke dalam loyang, biarkan mengeras,panaskan lagi pelapis 2, tuang dalam loyang lagi, biarkan mengeras. Panaskan lagi pelapis 1 yang tersisa di panci, uang lagi dalam loyang. Biarkan sampai mengeras lagi.
  8. Setelah mengeras boleh dipotong2, dan sajikan.
  9. Selamat mencoba

 

sumber: https://cookpad.com/id/resep/3984109-puding-lapis-surabaya

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker