Mengenai adat pernikahan sai batin diawali dengan tangguh duakha yang mana masing-masing mempelai pria/wanita turun kejalan dan di atur oleh sesepuh adat. Alat-alat yang digunakan saat pernikahan : Lampit, kasur, alam gemisegh, adadap, jabakhuang, talam. talam 12 ini utusan dari masing-masing raja. Jadi setiap raja harus mengutus muli batin sebagai tukang yang megang talamnya. Talam 12 melambangkan 12 suku marga. Jadi hinji perwakilan jak masing-masing raja jumlahnya 12 orang makanya disebut lapah talam 12. Jambakhuang dibawa satu orang isinya amplop pakai duit. Adadap yaitu telur yang dikasih bendera dibawa 2 orang.
Pemberian gelar/adok yang dimaksud adalah butetah. butetah atau pemberian gelar ditujukan kepada : keturunan sai batin marga, Raja, khadin, minak, kimas. Adok umumnya dibacakan oleh uncu mursi/mamak lawok atau lebih dikenal dengan sesepuh adat.
Acara kematian adat sai batin marga tidak jauh bedanya dengan adat pemberian gelar kepada adat. Yang membedakan adalah tandu. Kalau pemberian adat atau penobatan sai batin marga menggunakan tandu yang sudah dihias dengan benang emas. Sementara dalam adat kematian menggunakan keranda jenazah yang sudah diberi kelambu benang emas serta diikuti oleh para perangkat adat mulai dari raja, panglima, tamunggung, sesepuh adat dan juga masyarakat sai batin. kerandanya di hias pakai benang emas jadi tetap menggunakan perangkat adat komplit mulai dari payung agung, lampit, pesigheh, umbul-umbul dll. Masih pakai payung agung yang membedakan pakaiannya artinya dia tidak menggunakan baju adat hanya menggunakan kopiah dan sarung
Disebut lambang gedung sebagai tempat atau pusat pertemuan para saibatin marga/raja yang ada di wilayah hukum adat.
|
|
|
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...