Sasando

Tanggal oleh Sobat Budaya
Kategori: Alat Musik
Elemen Budaya: Alat Musik
Provinsi: Nusa Tenggara Timur
Asal Daerah: Nusa Tenggara Timur

Alat musik ini terbuat dari bambu dan daun lontar. Pulau Rote terkenal dengan alat musik sasando. Resonatanya dibuat dari daun lontar (Borassus sundaicus). Berdasarkan struktur nada, sasando terdiri dari dua jenis, yaitu (1) Sasando gong dengan sistem nada pentatonik dengan 12 dawi dan hanya dapat memainkan lagu-lagu tradisional Rote, (2) Sasando biola dengan sistem nada diatonik dengan jumlah dawai mencapai 48 dan dapat memainkan lagu-lagu yang lebih bervariasi.

Sasando biola mulai berkembang pada akhir abad ke 18 M dan berkembang di Kabupaten Kupang. Sasando dimainkan untuk mengiringi nyanyian atau tarian tradisional. Di samping sasando akustik, sejak tahun 1960-an sasando sudah dimodifikasi menjadi sasando elektrik atas prakaras Edu Pah, seorang pakar pemain sasando di Nusa Tenggara Timur.

sobatbudaya_IMG_0853_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0857_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0859_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0861_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0863_DPP.JPG

sobatbudaya_6.JPG

sobatbudaya_IMG_0867_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0868_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0869_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0870_DPP.JPG

sobatbudaya_IMG_0871_DPP.JPG